Qualcomm Snapdragon

Qualcomm snapdragon adalah produk telekomunikasi yang dibuat oleh perusahan qualcomm. Perusahaan ini didirikan oleh tujuh orang yaitu Dr. Irwin M. Jacobs, Dr. Andrew Viterbi, Harvey White, Franklin Antonio, Andrew Cohen, Klein Gilhousen, dan Adelia Coffman. Pada saat itu, Qualcomm hanya memiliki puluhan karyawan, dengan salah satu fokus awalnya adalah teknologi komunikasi berbasis satelit dan CDMA. Kurang lebih di usia 6 tahun, Qualcomm sudah melakukan uji coba jaringan CDMA di kota kelahiran mereka, yaitu di San Diego. Mereka juga mulai menjual saham mereka ke publik dan mempekerjakan hampir 800 pekerja.
Perkembangan kebutuhan akan telekomunikasi berbasis CDMA, terutama di negara asal mereka, AS, membuat Qualcomm tumbuh pesat di periode 1991 – 1998. Jumlah karyawan mereka meningkat hingga lebih dari 14 kali lipat dalam periode tersebut, dan kerja sama dengan beberapa perusahaan besar lain untuk mengembangkan telekomunikasi berbasis CDMA pun dijalin. Prestasi besar mereka tercatatkan di periode 1998 – 1999, termasuk uji coba pertama di dunia untuk komunikasi data yang pada akhirnya dikenal sebagai EV-DO.
Tahun 1999 dan 2000, Qualcomm melepas beberapa divisi mereka, termasuk divisi infrastruktur wireless dan divisi handset CDMA, mereka mulai fokus ke chip telekomunikasi dengan basis CDMA2000 dan WCDMA. Bisnis di bidang chip telekomunikasi mereka terus berkembang, dan tahun 2005 mereka sudah beroperasi di 26 negara.
Pada periode berikutnya, Qualcomm mulai memperluas bisnis chip mereka dan mengembangkan chip Snapdragon pertama, mengintegrasikan beberapa teknologi komunikasi dengan prosesor Scorpion yang mereka kembangkan. Tahun 2009, beberapa perusahaan ternama mulai melirik SoC Snapdragon untuk menggunakannya sebagai motor dari produk smartphone mereka. Hal ini membuat bisnis Qualcomm kembali berkembang pesat, dan mereka pun mempekerjakan sekitar 17.500 karyawan pada tahun 2010, serta memperluas operasi mereka di 35 negara.
Era smartphone di periode setelah tahun 2010 membuat bisnis chip Snapdragon milik Qualcomm terus berkembang pesat, di mana bisnis yang semula dipandang sebagai “sampingan” ini justru berubah menjadi salah satu kekuatan perusahaan ini. Mereka makin serius mengembangkan SoC Snapdragon, sembari tetap menaruh perhatian besar ke teknologi komunikasi. Hal inilah yang pada akhirnya menjadi salah satu kekuatan utama Qualcomm, bahkan hingga saat ini, sebagai penyedia teknologi lengkap untuk smartphone.
Masuk ke era 4G LTE, Qualcomm menjadi faktor pendorong teknologi komunikasi data tersebut, baik dari sisi infrastruktur maupun perangkat. Qualcomm menjadi perusahaan yang pertama kali melakukan demo LTE Advanced, serta menawarkan SoC Snapdragon 800 yang menjadi motor smartphone LTE Advanced pertama dunia. Hingga saat ini, Qualcomm terus mengembangkan SoC mereka, sehingga tidak hanya bisa menawarkan CPU (dan GPU) kencang serta kapabilitas komunikasi yang baik, tetapi juga beberapa hal lain yang makin dibutuhkan di era saat ini, termasuk dari sisi kamera, audio, hingga AI. Mereka juga turut mengembangkan pemanfaatan SoC yang lebih intensif, termasuk untuk XR (AR & VR) yang makin diminati saat ini.

#AR #VR #XR #ArtificialReality #VirtualReality #XReality #diznet #Qualcomm #Snapdragon #QualcommSnapdragon #SDM #SnapdragonMobile #Mobile #855 #845 #835 #660 #630 #450 #Snapdragon450 #Snapdragon660 #Snapdragon835 #Snapdragon845 #Snapdragon855 #ARM #ARMProcessor #LTE #CDMA #EVDO #GSM #EDGE #3G #HSDPA #HSPA #HSUPA #4G #5G #MIMO

Qualcomm Snapdragon
Qualcomm Snapdragon
WhatsApp WhatsApp